Selasa, 16 Oktober 2012

MERAWAT MURAI BATU TANGKAPAN HUTAN



Murai batu tangkapan hutan yang saya maksud di sini adalah murai batu yang yang masih liar dan baru ditangkap dari alamnya. Kebanyakan dari para penghobi yang ingin memiliki murai bati yang bisa berlaga di gantangan ketika dilomba. Para penghobi yang masih pemula ini berfikikir dengan memilih murai batu hasil tangkapan hutan bisa menghasilkan kualitas kicau yang berkarakter sesuai dengan di alam liar. Selain itu murai batu hasil tangkapan hutan bisa diperoleh dengan harga yang terjangkau. Tapi kebanyakan dari mereka yang tidak memiliki pengalaman dalam memelihara murai batu kususnya murai batu hasil tangkapan hutan mengalami kegagalan dan pada akhirnya murai batu yang diharapkan akan bertemu dengan mautnya.

Sebenarnya dalam memelihara murai batu bakalan yang ditangkap dari hutan hanya memerlukan kesabaran saja intinya. Tapi untuk yang belum memahami cara memelihara murai batu sebaiknya mulailah dari mempelajari dan mengenali karakteristik dari memeliharanya. Jangan pernah berfikir bahwa memelihara murai batu bakalan adalah hal yang mudah. Meskipun sudah dipelihara dengan sabar dan telaten jika saja masih belum jodoh dengan si murai batunya ya hasilnya mautpun menjemputnya. Jadi sebaiknya untuk yang masih sangat awam dalam memelihara murai batu sebaikna memilih bakalan yang dari penangkaran saja.

Ada hal yang perlu diketahui sebelum membeli dan merawat murai batu tangkapan hutan agar bisa memperoleh hasil maksimal.


  • Mura batu tidak suka suara yang bising. ini penting diketahui apalahi untuk murai batu yang baru ditangkap dari habitatnya.
  • Perhatikan jenis pakan yang menjadi kesukaan dari murai batu. Untuk murai batu tangkapan hutan ini sangat membantu untuk mengurangi tingkat stres yang dialami murai batu.
  • Perhatikan kebersihan kandang. Karna pada dasarnya murai batu adalah burung yang sangat menjaga kebersihannya. Jadi burung ini sangat tidak suka dengan lingkungan yang kotor. Sebaiknya perhatikan kebersihan dari air minum dan pakan yang diberikan. Selain menjaga kebersihan juga dapat menghindarka murai batu dari penyakit.
  • Jangan sekali-kali memberikan perlakuan kasar pada Murai batu. karna hanya akan membuat murai batu stres dan macet bunyi.
  • Hindari penempatan murai batu pada tempat yang memiliki suhu tinggi. Jika melakukan penjemuran sebaiknya jangan terlalu lama, sekitar 0,5-1 jam saja.
  • Biasanya murai batu akan ketakutan jika melihat orang yang tidak dikenal.
  • Memilih kerodong sebaiknya yang sedikit transparan dan bisa ditembus oleh udara agar sirkulasi udara ketika di kerodong tetap terjaga.
  • jaga stamina murai batu agar tetap pada kondisi fit. kelelaha yang dialami murai batu bisa memicu terjadinya stres.
Setelah memahami karakter yang dimiliki murai batu, selanjudnya adalah merawat murai batu hasil tangkapan hutan. Disini kesabaran ekstra sangat dibutuhkan:

  • Hindarkan murai batu yang masih giras dari suara bising. Karna murai batu yang baru ditangkap dari hutan masih dalam tingkat stres yang sangat tinggi. Jika murai batu ditempatkan di tempat yang bising maka tingkat stresnya akan semakin parah dan murai batupu enggan untuk makan. alhasil kejadian yang tidak di inginkan akan terjadi.
  • Jangan langsung melatih murai batu untuk mekan voor. sebaiknya berikan makanan yang disukai murai batu agar bisa meredam stres. berikan pakan alami berupa ulat hongkong, kroto dan cacing. jangan sekali-kali memberikan jangkrik pada murai batu yang masih baru. karna saluran pencernaannya masih sangat sensitif.
  • Hindarkan interaksi murai batu dengan manusia. Sebab jika sering terjadi interaksi dengan manusia dalam kondisi yang masih stres hanya akan memperparah keadaan. Sebaiknya gantangkan murai batu di tempat yang jarang dilalui manusia.
  • Full kerodong. Ini akan memberikan ketenanga pada murai batu.Selain itu juga bisa menghindari murai batu menabrak sangkar. Setidaknya full kerodong dilakukan hingga gejala stres yang dialami murai batu berkurang.
  • Jangan pernah memandikan murai batu yang baru didapat. Biarkan murai batu mandi dengan sendirinya. Dalam kondisi yang masih stres murai batu enggan untuk mandi. Sebaiknya jangan biarkan murai batu mandi sampai gejala stresnya benar-benar hilang.
  • Pilihlah sangkar kotak telebih dahulu. Pemilihan sangkar sebaiknya jangan terlalu besar untuk menghindari murai batu benyak bergerak dan akhirnya kelelahan. Untuk menjinakkan sebaiknya jangan menggunakan sangkar yang berbentuk lingkaran.
  • Bersabar dan berdo'a. Jangan terburu-buru memaster murai batu. jika murai batu dalam kondisi yang sangat baik akan ngeriwik sendiri dan syukur-syukur bisa langsung ngeplong.



27 komentar:

  1. saya baru membeli murai batu hasil tangkapan dri Hutan...
    yang saya tanyakan ada beberapa cara mereka menangkapnya,dri Pikatan semacam Lem,pancing,bahkan burung pemikat...
    Nah..yang saya tanyakan...
    setiap dikasih jangkring dan selalu perhatikan..
    Setiap makan jangkring,ternyata jangkring tsb tidak ditelanya,tetapi hanya dihisap sarinya,selebihnya/ampasnya dimuntahkan lagi lewat mulutnya...jadi apakah Murai tsb wajar atau karena pengaruh terkena pikat pancing,sehingga jangkring tidak mau ditelanya...
    mohon saran..itu hal yang wajar atau kondisi yang tak bagus...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya MB tangkapan hutan jangan diberi jangkrik dulu gan. karena kondisi burung yg masih setres karena proses penangkapan dan dan perubahan lingkungannya. jadi seharusnya jangan memberi jangkrik dulu. karena ketika MB sedang setres suhu tubuhnya akan meningkat dan sifat dari jangkrik yg panas hanya akan membuat suhu tubuh MB akan semakin panas dan akhirnya bisa terjadi hal yg tidak kita inginkan.
      sedangkan apabila jangkrik dimuntahkan itu biasanya karena kondisi kesehatan dari MB yg menurun akibat proses penangkapan membuatnya sangat sensitif. jadi pemberian jangkrik pada MB tangkapan hutan hanya akan membuat tenggorokan MB tergores dan terluka. sehingga MB akan takut makan dan akhirnya terjadilah hal yg tidak di inginkan.
      sebaiknya cukup diberi ulat kandang dan cacing saja dulu.

      kurang lebih seperti itu gan. kalok ada yg mau ditanyakan lagi silahkan,....

      Hapus
  2. Sy pernah punya mb hutan ada 4 ekor dan sukses hidup hingga bunyi dan jinak... 1. Krodong tetap tertutup kecuali jika ingin d jemur.. Buka 1/4 krodong. . Dan hadapkan pd tmpt yg tdk ada orang lewat...2. Berikan cepluk besar dan diberi air agar bisa mandi dan minum..jgn pernah coba memandikan murai hutan sebelum dia mandi sendiri. 3. Beri vit B12 dan antibiotik 1/4 yg telah d lembutkan lalu d campurkan pada pakan dan di aduk hingga rata... 4.beri pakan kroto dan malau yang diaduk.. 5. Setelah 4 minggu campurkan voer kasar dengan malau dan kroto.. 6. Setelah mb berkurang stress beri jangkrik cukup 2-3 ekor... Jgn lupa sll beri vit yg d campur pada pakannya..hindari suara berisik.. Agar murai dapat makan dan istirahat dengan tenang dan tidak takut

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimakasih udah mau berbagi pengalaman di sini gan

      Hapus
  3. saya mungkin beruntung. saya beli MB tangkapan hutan, sampai rumah saya mandikan, trus saya kasih makan dua cepuk, 1. berisi kroto campur voer,2. berisi ulat campur voer. dan setiap hari saya lakukan hal yang sama, dan tidak pernah saya kerodong sampai sekarang,saya gantang diruang tamu. alhasil satu minggu langsung bunyi ngeplong. luar biasa. saya berkesimpulan bahwa merawat burung apa saja itu gak perlu neko2. yang penting dengan hati, menyayangi sepenuh hati,,,,TITIK. kepada temen2 pemula jangan takut belin burung tangkapan hutan. klu kita pelihara dg sepenuh hati, pasti hebat,,, seperti yg kita inginkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok makasih sudah berbagi pengalaman gan

      Hapus
  4. saya pernah memelihara murai bahan hutan yang giras nya minta ampun, dilihat dari jauh saja sudah grabagan gak karuan. salah satu langkah penjinakkan saya adalah dengan sesering kali dimandikan, untuk yang saya lakukan alhamdulillah dalam satu bulan pemeliharaan kondisi murai yang tadinya grabagan abis menjadi lebih tenang, dilihat dibawah sangkar pun tetap nangkring dengan tenang....,urusan mau bunyi atau tidak itu nomor sepuluh, yang utama adalah membuat mental murai dulu agar fit dan tenang..,urusan bunyi kapan akan datang segera menyusul dengan sendirinya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih gan udah mau berbagi ilmu di blog ane

      Hapus
  5. saya baru aja mmbeli brung murai bahan hutan tp sdh sring bunyi kalau di adu nah td paz saya pndahkan brung'ny kekandang lain saya tngkap pke tangan .....,
    bagai mana dampak'ny trhadap burung tsbut ...?????

    BalasHapus
  6. Bisanya MB yg baru d pindahkan masih perlu berasaptasi dulu gan. Tapi kalok memang mentalnya bagus insyaAllah gak ada masalah gan

    BalasHapus
  7. Bisanya MB yg baru d pindahkan masih perlu berasaptasi dulu gan. Tapi kalok memang mentalnya bagus insyaAllah gak ada masalah gan

    BalasHapus
  8. dua minggu yang lalu saya beli murai medan muda hutan jantan dan betina di pasar surabaya kondisinya sangat memprihatinkan kotor dan kusam karena waktu itu satu sangkar ada puluhan ekor dan saya dapat kebagian yang terakhir. harga murah meriah yang saya dapat. sampai di rumah burung saya mandikan dalam ember, saya bersihkan kotoran2 yang menempel dengan perasaan kasih sayang. alhasil keduanya sehat wal afiat makan rakus terkadang cepuk untuk minum di buat mandi.

    BalasHapus
  9. Syukur gan lok sehat. Semoga bisa cepet gacor mb nya

    BalasHapus
  10. mohon pencerahannya agan agan senior,...
    kemerin saya baru beli mb bakalan tapikok gak grabyakan yagan, bahkan saya keluarkan dari sangkarnya dan saya lepas gak terbang kemana2 malah terbang balik ke sangkarnya. urusan makan, makannya lahap saya kasih kroto, ulet hongkong di campur voer. saya gantang di depan rumah, tp kalau ada motor lewat malah buyi cetat cetet. mohon pencerahhannya agan2 senior makasih suwon,...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin LB yang agan beli itu hasil ternakan gan. Mangkanya jinak n gak mau lari.
      Bisa d bilang LB nya itu merasa gak bisa hidup kalok gak d bantu manusia.

      Masalah bunyi cetet2 kalok motor lewat itu karna LB merasa terancam atau marah gan.

      Itu aja prediksi dari saya kalok melihat curhatannya agan

      Hapus
  11. gan mohon pencerahan
    saya kemarin beli MB lampung bakalan dari pasar,orngnya bilang kalau itu hasil ternakan dan di kakinya juga ada ringnya.tapi ekornya gak ada. .dan kok kalo dilihat msh agak giras dan bunyi cetet2 . saya msh bngung dikasi apa mkanan yang tepat. sekarang saya kasi 1cepuk ulat dn voer dan 1 cepuk kroto. kalau masalah ulat hongkong itu apakah harus ter sedia apa dengan porsi?jika dgn porsi seberapa porsi UH dan krotonya??
    dan satu lagi gan. .apa burung yg pake ring jaminan hsl ternakan ato burung peliharaan dari muda??
    mohon sangat pencerahanya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalok MB nya makan voer berarti ternakan.
      Ya kalok penjualnya melihara dari lolohan pasti udah makan voer.
      Ya kalok emang udah makan voer sebaiknya EF nya jangan d los atau d kasih setiap pagi sore aja. Sesuai kebutuhan MB nya gan

      Hapus
    2. numpang nnya gan mklum masih awam.
      sya baru sja beli mb muda hutan girasnya mnta ampun .
      tp msih mau makan ...
      gmna ya gan cara menjinakinya. tks

      Hapus
    3. Adaptasikan perlahan2 aja gan. Yang penting jangan sampek MB setres. Apalagi sampek gak mau makan.
      Cara adaptasi ikuti saja artikel d atas. Jauhkan dari pantangan2 yg d sebutkan d atas gan

      Hapus
    4. mkch gan atas infonya smoga brmnfaat
      biasanya umur brpa gan MB mulai bs ngriwik
      tks.

      Hapus
    5. makasih gan. .
      maaf gan tanya lagi porsi EFnya itu sbaiknya seberapa. .misal kyak UH skitar brpa ekor dan krotonya seberapa???

      Hapus
  12. Saya baru beli MB tangkapan hutan..
    Masih sangat liar.
    Kata pedagangnya kalo dirumah jangan dikerodong...menurut agan gimana?mohon pencerahan.klo voer sudah mulai saya campur voer kasar dengan kroto...

    BalasHapus
  13. Saya ada seekor MB yg masih belum makan kroto kering.. Sudah sebulan ttapi hanya mkn kroto yg dibasahi dgn air. Apa yg prlu sya lakukan agar MB sya mkn kroto yg kering?

    BalasHapus
  14. Om,kalo tangkapan hutan yg masih liar apakah boleh kita sengaja over birahikan!!? Dgn tujuan agar rajin bunyi. Mohon pencerahannya ya om.

    BalasHapus
  15. Sangat2 bermanfaat tmn2 sudah berbagi pengalaman, krn sy baru dpt MB medan tangkepan hutan...thank's berat gan....

    BalasHapus
  16. Mlm gan..
    Numpang tanya juga nihh.
    2 hari kemaren, sore2 sy beli MB bakalan hutan, sblum sy beli, dikuliaran sy liat dia lg makan ulet, sy pikir aman nih, pas di bw kerumah sy lgsg simpen di sangkar 30x40an, 1 tangkringan ditengah, krodong 3/4 (maksudnya buat ngontrol dari kejauhan, kroto, ulet sm jangkrik sy masukin dicepuk gede yg ijo buat ayam, posisi burung sy simpen di wc yg jarang dipake gan, maksudnya biar sepi sm hawanya aga lembab, pas besoknya di cek ternyata sampe sorenya dia tetep gak makan banget gan padahal ulet, jangkrik, kroto udah sy sediain seger tanpa dicampur voer dulu, asal keliatan dia makan dulu tp ya tetep, sampe skr malem nih masih sama..wahhh daripada mati, barusan sy tangkap gan, terus di sepet pake tepung jangkrik alam dicampur sama malau, takarannya lumayan becek gan, si burung sekarang lg ngelamun gan..hhe
    Td disepet gak terlalu banyak sih, takutnya syok ususnya..
    Nahhh, pertanyaan sy apa ada yg pernah ngalamin hal yang sama ?
    Klo pernah, mohon bantuannya gan, mesti gimana lg ? Sblumnya hal yg terburuk terjadi :(
    Need fast respon..thanxx

    BalasHapus
  17. Saya hari minggu beli murai medan bahan ,sampai rumah malamnya langsung bunyi .Apakah burung saya sudah bisa di latih makan voer dan gak perlu krodong lagi ?

    BalasHapus