Selasa, 09 Oktober 2012

MENGENAL ALAT-ALAT KIMIA


Timbangan
Timbangan digunakan untuk mengetahui berat suatu bahan yang akan digunakan dalam sebuah penelitian di laboratorium. Ada beberapa jenis timbangan yang sering ditemui di laboratorium. Antara lain adalah Triple Bean, Top Loading Balance dan Timbangan Digital Mettler.
timbangan digital mettler

Sendok Bahan
Sendok bahan adalah alat yang digunakan untuk mengambil bahan  kering yang akan menjadi bahan di dalam laboratorium. Sendok bahan dapatbterbuat dari tanduk, batok kelapa, bambu, plastic, kaca atau stainless steel. Sebelum mengambil bahan kimia harus dipastikan terlebihipastika dahulu bahwa bahan yang akan
diambil dipastikan tidak akan bereaksi dengan sendok bahan yang akan digunakan. Sendok yang terbuat dari bahan tanduk, batok kelapa, bamu atau kaca memiliki resiko lebih kecil terhadap reaksi pada bahan kimia.

Pipet
Terdapat tiga macam pipet yang terdapat pada laboratorium, yaitu pipet tetes, pipet ukur/pipet volume dan pipet gondok.fungsi dari pipet sendiri adalah untuk memindahkan bhan yang berwujud cairan. Pipet ukur/pipet volume dan pipet gondok beguna untuk memindahkan zat cair dengan volume atau kapasitas tertentu. Sedangkan pipet tetes. Berfungsi untuk memindahkan cairan tanpa harus ditentukan berapa volumenya.
Pipet yang akan digunakan harus dalam kondisi bersih dan kering guna menghindari efek yang akan timbul apabila ada sisa-sisa cairan yang masih terdapat pada pipet dengan cairan yang akan digunakan. Apabila penggunaan pipet volume atau pipet gondok digunakan untuk mengambil bahan kimia yang bersifat berbahaya dianjurkan sebelumnya untuk dipasangkan bola hisap atau pipet filler pada pipet volume atau pipet gondok.
pipet tetes

pipet gondok

pipet volume

bola hisab/pipet filler

Corong dan Kertas Saring
Corong dapat terbuat dari kaca atau plastic dan berfungsi untuk membantu memasukkan cairan kedalam wadah yang memiliki lubang sempit agar tidak tumpah. Perhatian untuk penggunaan corong plastic karna ada beberapa bahankimia cair yang akan bereaksi pada plastic.
Sering kali corong juga digunakan untuk menyaring dengan menambahkan kertas saring yang diletakkan pada bagian dalam coron. Dan sedikit dibasahi agar kertas saring dapat merekat pada dinding corong guna mempermudah proses penyaringan nantinya.
corong

kertas saring

Kaca Arloji
Kaca arloji digunakan untuk menimbang zat yang berbentuk Kristal atau bubuk. Biasanya terbuat dari kaca yang berbentuk bulat menyerupai kaca yang terdapat pada arloji tetapi sedikit cembung.
kaca arloji


Cawan Penguapan atau Cawan Porselen
Bentuknya hamper menyerupai dengan bentuk dari kaca arloji. Tetapi relative memiliki bentuk yang lebih cembung dari kaca arloji dan terbuat dari bahan porselen. Cawan ini digunakan untuk menguapkan zat untuk memperoleh hasil Kristal dari zat tersebut.
cawan porselen

Tabung Reaksi, Rak Tabung dan Penjepit Tabung
Tabung reaksi umumnya terbuat dari kaca dan terdapat beberapa ukuran tergantung kebutuhan. Tabung reaksi dugunakan untuk mereaksikan zat dalam skala kecil, membuat agar miring, memperbanyak bahan bakteri dll. Tabung tersebut biasanya diletakkan dalam posisi berdiri dengan bantuan rak tabung reaksi karena permukaan bawah tabung berbentuk cembung. Sedangkan penjepit tabung digunakan untuk memegang tabung ketika melakukan percobaan di laboratorium.
penjepit tabung reaksi

rak tabung reaksi

tabung reaksi

Bunsen, Kasa Asbes dan Kaki Tiga (tripot)
Bunsen terbuat dari kaca yang berisi bahan bakar berupa spirtus atau semacamnya. Dan dibagian ujung atasnya terdapat sumbu yang dapat dinyalakan. Bunsen digunakan sebagai sumber panas dalam skala kecil. Dan biasanya penggunaan Bunsen akan dibantu dengan kasa asbes dan tripot apabila digunakan untuk pemanasan beaker glass.
kaki tiga

kasa asbes

bunsen

Gelas Ukur
Gelas ukur merupakan bejana seperti tabung dilengkapi dengan skala/ukuran. Umumnya terbuat dari klaca tetapi terdapat juga yang terbuat dari plastic. Gelas ukur hanya boleh digunakan untuk mengetahui volume suatu zat, tidak boleh untuk mereaksikan zat dan proses pemanasan. Ketelitian dari  gelas ukur diperkirakan mencapai 75%.
gelas ukur

Erlenmeyer (Conical flash)
Erlenmeyer adalah bejana yang bersekala dan memiliki bentuk pada bagian mulut yang sempit dan akan melebar semakin kebawah. Erlenmeyer sering digunakan untuk melakukan titrasi dan membuat campuran dalam skala tertentu. Erlenmeyer ada dua jenis. Yaitu Erlenmeyer tanpa tutup yang mentitrasi larutan yang tidak menguap. Dan Erlenmeyer bertutup yang berfungsi untuk mentitrasi larutan yang mudah menguap. Erlenmeyer tidak boleh dipanaskan secara langsung karna dapat merusak skala volume pada saat pemuaian.
erlenmeyer

Beaker Glass
Berupa gelas kaca berskala yang dapat digunakan untuk mengukur volume zat secara kasar atau  hanya berupa taksiran saja. Beaker glass dapat digunakan untuk mencampur dan melarutkan regen, menyimpan smentara reagen dan  untuk memindahkan larutan

Batang Pengaduk
Berupa batang kaca yang digunakan untuk alat mengaduk pada suatu pembuatan larutan. Batang pengaduk juga berguna untuk membantu penuangan cairan dalam proses penyaringan agar cairan tidak tumpah.
batang pengaduk

Buret dan Statif
Buret adalah suatu tabung silinder panjang dengan ujung atas terbuka dan ujung bawah dilengkapi dengan kran pengatur tetesan larutan dari dalam buret. Buret biasanya digunakan untuk titrasi zat. Buret dapat terbuat dari kaca atau plastic dan memiliki berbagai macam ukuran. Semakin kecil ukuran buret maka ketelitiannya akan semakin tinggi.skala buret merupakan petunjuk volume dari 0 hingga skala tertentu. Buret biasanya diletakkan dengan posisi berdiri dengan bantuan statif.
buret dan statif

statif

Labu Uikur / labu takar
Labu ukur berupa bejana semacam botol terbuat dari kaca dengan bagian bawah yang besar dan leher yang sempt dan bertutup. Pada bagian leher juga dilengkapi dengan batas volume. Labu ukur digunakan untuk membuat atau mengencerkan larutan dengan volume tertentu secara akurat. 
labu ukur




2 komentar: