Jumat, 12 Oktober 2012

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR



Listrik adalah kebutuhan yang sangat  dibutuhkan oleh semua manusia. Hampir semua manusia yang hidup di dunia ini menggunakan listrik untuk membantu kehidupan sehari-hari. Dengan adanya listrik maka saat ini kita bisa mendapatkan penerangan di malam hari. Serta banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh atas adanya listrik listrik itu sendiri, dari penggunaan yang membantu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga hingga sebagai sumber informasi dan alat komunikasi. Dibeberapa wilayah indonesia masih banyak daerah yang belum bisa menikmati manfaat dari listrik karena PLN sebagai pemasok listrik di indonesia masih belum bisa menjangkau daerah tersebut. khususnya di wilayah timur indonesia.

Guna memenuhi kebutuhan listrik di daera-daerah yang masih belum mendapatkan listrik dari PLN sebaiknya bisa membuat pembangkit sendiri secara sederhana. Ada banyak sekali pembangkit listrik yang bisa dijadikan sumber listrik yang bermanfaat. Mulai dari pembangkit listrik tenaga air, angin dan tenaga surya sebenarnya bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menghasilkan listrik dalam sekala rumah tangga bahkan industri. Pembangkit listrik tenaga air merupakan pembangkit listrik menggulakan generator yang memanfaatkan arus air sebagai sumber penggeraknya. Pembangkit listrik tenaga angin konsepnya sama, hanya saja menggunakan angin sebagai tenaga penggeraknya. hanya saja apabila kecepatan angin tidak stabil maka listrik yang dihasilkan juga kurang memuaskan. Sedangkan untuk pembangkit listrik tenaga surya, merupakan tehnologi yang sangat baik jika digunakan di indonesia.melihat kondisi indonesia yang dapat penyinaran matahari dari pagi hingga malam. Cara kerja dari tehnologi ini adalah dengan mengubah sinar matahri sebagai sumber energi yang tidak terbatas menjadi energi listrik. Hanya saja harga yang masih sangat mahal membuat energi ini sulit untuk didapatkan.

Dalam artikel saya kali ini akan menjelaskan bagaimana konsep kerja dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) secara sederhana hingga cara penerapannya. Pada dasarnya cara kerja dari PLTA sangatlah mudah. Cukup dengan membuat tempat persediaan air yang akan digunakan sebagai penggeraknya agar mampu menggerakkan kincir sebagai alat penggerak yang dihubungkan dengan generator sebagai penghasil listriknya.

Untuk membuat PLTA sebenarnya tidak harus dengan arus air yang kuat. dengan memanfaatkan air sungai atau selokan sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai penggerak kincir air, meskipun listrik yang akan dihasilkan kecil. Oleh karena itu diperlukan perhitungan yang tepat untuk menghasilkan listrik yang sesuai dengan kebutuhan serta dapan memaksimalkan kemampuan maksimal dari generator yang digunakan.
rumus yang bisa digunakan untuk perhitungan dalam membuat PLTA ini yaitu:

P = Q x g x h

Dimana:
P : daya (kwh)
Q : debit air (m3/s). menyatakan volume air yang mengalir dalam satu detik.
g : konstanta grafitasi (9,8m/s2)
h : ketinggian (m) dihitung dari permukaan sampai penggerak mula

Dengan menggunakan perhitungan yang tepat menggunakan rumus di atas maka listrik yang akan dihasilkan bisa semaksimal mungkin dengan kemampuan generator.

Untuk membuat PLTA secara sederhan dibutuhkan kincir air yang dihubungkan pada generator. Untuk menghasilkan tenaga maksimal generator maka perlu diberi tambahan speed reducer (perubah kecepatan) sebagai penghubung antara kincir dan generator. Perubahan kecepatan yang digunakan di sini adalah perubahan kecepata dari lambat menuju lebih cepat menggunakan sistem multiple pulley yaitu menggunakan beberapa roda yang dihubungkan dengan belt. Jumlah roda dan diameternya perlu diperhitungkan secara tepat guna menghasilkan kecepatan yang tepat.
Adapun kincir yang bisa digunakan untuk penggerak awal yang langsung berhubungan dengan air yang mengalir yaitu menggunakan kincir yang berdiameter sesuai dengan arus air yang mengaliri kincir. Semakin besar diameter kincir yang digunakan akan menghasilkan gaya putar semakin baik.

Untuk generatornya sendiri dapat diperoleh dari tempat-tempat penjualan generator yang menyediakan bermacam jenis dan harga. 

Dalam pembuatan PLTA ini sebenarnya cukup dengan menghubungkan semua dari perlengkapan yang sudah dijelaskan diatas. Dengan menggabungkan semua perangkat tersebut maka dapat menghasilkan listrik yang dibutuhkan. Meskipun sederhana sebenarnya jika dikembangkan PLTA ini bisa menghasilkan tenaga listrik yang cukup besar. Karna pada dasarnya PLTA yang dimiliki oleh PLN menggunakan konsep yang sama dengan yang dijelaskan diatas. Hanya saja PLN menggunakan dalam skala besar dan konsep yang lebih matang.

Cara merakit pembangkit ini yaitu dengan tahapan sebagai berikut:
  1. Pertama siapkanlah konsep dan skema untuk penerapan dilapangannya. dengan menggunakan konsep yang baik dan skema yang tertata rapi dapat menghasilkan tenaga listrik dengan gangguan seminim mungkin serta menjadikan perawatan untuk semua perlengkapan ini menjadi mudah.
  2. Buatlah kincir air sesuai dengan konsep dan diperhitungkan pula putaran yang akan dihasilkan nantinya.
  3. Pastikan semua perlengkapan tersedia dan dalam kondisi sangat baik
  4. Setelah perencanaan dibuat dengan matang barulah mempersiapkan tempat yang akan digunakan dengan skema yang telah dibuat.
  5. Perhitungkan kemampuan arus air secara tepat agar dapat menghasilkan arus yang maksimal. bila perlu dapat dibangun sebuah bendungan air untuk menjaga pasokan air.
  6. Kemudian pemasangan kincir air dilakukan di tempat yang sudah ditentukan sebelumnya. pemasangan kincir harus dalam posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Karena dapat menjadikan kincir berputar tidak seimbang.
  7. Hubungkan speed reducer yang berupa roda dengan kincir menggunakan belt. usahakan dalam pemasangan belt yang menghubungkan antara kincir dan roda harus dalam posisi yang kencang, jangan sampai kendor.
  8. Setelah kincir terhubung dengan speed reducer barulah dihibungkan antara speed reducer dengan generator
  9. Perhatikan kembali pemasangan yang sudah dilakukan sebagai pengecekan terahir. Usahakan semua sudah terpasang dengan kuat dan rapi.
  10. Barulah setelah semua dipasang dan dilakukan pengecekan kincir dapan dialiri dengan air.
  11. Lakukanlah perawatan rutinan untukmemberikan jangka waktu penggunaan yang lama pada masing-masing alat yang digunakan. Serta menghindari terjadinya kerusakan secara bersamaan apabila sampai terjadi kerusakan.

Demikian yang bisa saya sampaikan tentang pembangkit listrik tenaga air. emoga bisa menjadi bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkannya. Karna saya yakin cara ini bisa menghasilkan listrik yang sangat besar jika dekembangkan dengan serius dan perhitungan yang matang.

5 komentar:

  1. Mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

    BalasHapus
  2. bagus banget mas artikelnya..,, makasih buat ilmunnya.,,

    salam indonesia maju mas.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih gan udah berkunjung ke blog ane

      Hapus
  3. Mas Chandra Arief, boleh gak sy dapi info lengkap ttg penulis ttg Listrik Tenaga air ini, krn sy ingin mengajak beliau utk membantu sy di daerah Flores dgn biaya akomodasi dan kompensasinya. Tks bgt sebelumnya Mas.

    BalasHapus