Jumat, 12 Oktober 2012

PERAWATAN IKAN CUPANG ADUAN



Ikan cupang adalah ikan yang sangat banyak diminati dari kalangan anak-anak hingga dewasa. selain Karna ikan cupang memiliki penampilan yang sangat menarik dengan warna yang semakin bergam. Ikan cupang juga biasanya dijadikan sebagai ikan petarung. Karena memang pada dasarnya ikan cupang memiliki insting untuk menjaga daerah kekuasaannya dan akan membantai pejantan lain demi menjadi yang terbaik. Sifat itu dimili cupang sejak baru menetas dari telurnya. Sifat alamiah itu dapat dilihat ketika masih dalam bentuk burayak dan ditempatkan dalam satu wadah burayak tersebut akan memulai pertarungan pertamanya dengan saudara kandungnya sendiri.

Ikan cupang yang tersedia dipasaran sendiri sangat banyak jenisnya. Dari yang memiliki kualitas berkelas untuk kontes keindahan bentuk tubuh dan siripnya, sampai hingga ikan cupang yang dikususkan sebagai petarung. Cupang yang dijadikan sebagai cupang aduan biasanya memiliki tubuh yang lebih besar dan siripnya  pendek. Dengan ukuran tubuh yang besar itu diharapkan ikan cupang akan memberikan pukulan-pukulan yang mematikan saat bertarung. Serta sirip yang pendek bermanfaat agar cupang mudah untuk menghindari serangan yang liluncurkan oleh lawannya ketika bertarung.

Hampir semua daerah di indonesia pasti ada kalangan yang menjadikan adu cupang sebagai hobi. dan ada pila sebagian orang yang menganggap baha itu adalah penyiksaan. Pada dasarnya adu cupang tidak bisa dikatakan sebagai penyiksaan bila dilakukan secara wajar. Sebab ikan cupang sendiri memiliki jiwa tarung yang sudah menjadi instingnya dalam kehidupan ikan cupang. Jadi bertarung merupakan sesuatu yang disukai oleh ikan cupang sendiri. "Jadi apakan menyenangkan hewan itu merupakan suatu penyiksaan?" saya rasa tidak. justru sebenarnya jika ikan cupang tidak di adu itu adalah penyiksaan bagi ikan cupang sendiri. Dengan tidak mengadu ikan cupang itu berarti menghilangkan sifat alamiah yang dimiliki oleh cupang. Bukankah itu sama saja kita melawan kehendak Tuhan yang sudah menciptakan cupang sebagai hewan petarung. 



Adapun banyak sekali treadmen atau perawatan yang biasanya dilakukan oleh pemilik cupang aduan untuk manjadikan cupang aduannya dapat mengalahkan semua lawan-lawanya. Dari melatih stamina, pernafasan hingga kemampuan bertarung. Dalam hal ini setiap orang memiliki cara sendiri yang dipakai untuk merawat ikan cupang. 

Pada dasarnya merawat ikan cupang aduan ataupun cupang hias adalah sama. Yaitu menjaga kesehatan dari cupang yang dimiliki. meskipun dilakukan latihan yang rutin terhadap ikan aduan kita itu akan percuma apabila kesehatan dari cupang tersebut sedang tidak baik. Perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatan cupang sendiri cukup dengan pemberian pakan yang baik dan bervariasi, menjaga kualitas air sebagai tempat hidup ikan cupang (tolak ukurnya cukup menjaga Ph berkisar 6,2-7,5 dan suhu air 25 drajat C atau berkisar 22-27 drajat C). Tapi para pemilik cupang adua biasanya masih belum puas dengan perawata hanya sebatas itu. sehinggamenimbulkan berbagai jenis perawatan yang dilakukan untuk menjadikan cupang aduannya menjadi yang terbaik.

Dari bermacam cara yang sering ditemui dikalangan pecinta cupang aduan. Saya pilih yang bisa menjadi panduan untuk merawat cupang aduan yang tidak berlebiha. Sekiranya masih dalam batas wajar saja.
Perawatannya sendiri akan dijelaskan di bawah ini:


  1. Ikan yang baru kita beli, atau kita angkat dari kolam harus di letakkan dalam ember (biasa untuk ngaduk semen) warna hitam selama lebih kurang tujuh hari. Isi air dengan ketinggian 3/4 ember. Usahakan jangan diletak didalam rumah apalagi didalam kamar yang tertutup dari cahaya matahari tapi jangan terkena sinar matahari langsung. Didalamnya kita letakkan selembar daun ketapang kering ataupun daun pisang kering. Berilah makan ikan kutu air atau pun cuk yang sudah disaring. Beri makan jangan di batasi. Beri saja banyak agar ikan tidak tirus (bodi panjang tipis kepala besar).
  2. Gantilah air tersebut setiap 3-4 hari sekali dan kalau makanannya habis beri makan tiap hari. Disaat ganti lihatlah keadaan perutnya. Kalau ikan kotorannya hitam dan menggumpal berarti ikan dalam kondisi yang sehat. Setelah itu masukkan ikan kedalam ember lagi.
  3. Setelah ikan kita diamkan dalam ember telah cukup waktunya (ada ikan yg minta ren lama, ada jg yang ikan tidak lama di ren) ini kita ketahui dengan melihat warna ikan. Kepalanya hitam, warna lebih kontras dan ikan kelihatan lebih ganas apabila kita sandingkan. Sekitar hari Kamis ikan kita angkat dari ember, masukkan kedalam toples Cherry. Beri makan dan lihat kondisi kesehatan ikan. Biarkan ikan selama satu hari dalam toples. Gunanya agar ikan terbiasa dan tidak takut dengan keadaan luar.

  4. Hari Jumat pagi kita lihat didasar toples kotorannya. Apabila ikan telah buang kotoran dan perut ikan sudah kempis berarti siap untuk masuk tahap training. Ikan jangan diberi makan dahulu. Untuk pertama sandinglah ikan selama 15 menit dengan jarak antar toples sekitar tiga jari tangan kita. Biarkan ikan sampai ganas. Usahakan jangan mukul toples dengan kuat. Setelah itu ikan kita putar dengan menggunakan tangguk atau kayu yang ujungnya diberi busa ditutup plastik hitam dan diikat. Putaran pertama boleh kekanan dahulu dan setelah itu kita biarkan sampai airnya tenang. Baru kemudian kita balas kearah kiri. Masalah banyak putarannya kami tidak bisa memberikannya. Sebab ini tergantung ikan anda masing-masing dan kejelian anda dalam melakukan training. Tapi bisa kita lihat dengan kekuatan ikan. kalau ikan kelihatan letih dan tenaganya turun (ini bisa dilihat ikan kalau diputar akan ikut arus ditengah dan menggulung), kita bisa hentikan sebentar baru dilanjutkan kembali. Putaran dihari pertama kita buat perlahan dahulu. Ikuti kemauan ikan. Kalau ikan sudah mulai melawan arus, tingkatkan kecepatan putaran dan lama putaran sampai ikan benar-benar letih.
  5. Biarkan ikan istirahat 15 menit, kemudian masukkan ikan betina yang belum matang telur tiap toples sekitar 3-4 ekor. Posisi ikan biarkan disanding dengan sebelahnya dalam jarak tiga jari kita. Jangan ditutup. Lakukan ini selama 1/2 jam.
  6. Angkat ikan betina muda dan beri makan ikan. Ingat, ikan jangan di jatah makannya. Beri saja banyak. Tapi berinya dengan sedikit-sedikit dahulu. Kalau mau lebih bagus beri makan cuk yang disaring agar pencernaannya tidak mengalami masalah atau bisa juga diberi bloodworm hidup. Agar ikan mendapatkan suplemen vitamin dan protein yang tinggi. Dalam keadaan ikan diberi makan, tutup sandingannya. Biarkan selama setengah jam.

  7. Buka kembali tutup sandingannya atau sekatnya dengan jarak 3-4 jari tangan (bisa juga sekatnya kita buka setengah), kita pantau ikan sampai kotoran ikan keluar dari perutnya.

  8. Masukkan kembali ikan betina muda tiap toples lebih kurang 30 menit. Dan ikan kita ganggu dengan menggunakan ikan dari karet. Caranya ikan karet kita dekatkan dari luar toples. Bila ikan mendekat dan mau mukul, kita jauhkan. inidilakukan selama 15 menit. Setelah itu kita ganti air baru yang telah diendapkan selama satu malam. Beri garam secukupnya. Ketinggian air setengah toples.

  9. Di air yang baru, ikan belum selesai kita latih. Toples kita tutup sekatnya, dengan jarak 2 jari tangan. Pertama kali kita buka sekat toples sebelah kanan. bila ikan ngejar terus kita tutup sekatnya. Buka lagi sebelah kiri, bila ngejar kita tutup sekatnya. Lakukan ini selama 30 menit. Setelah itu ikan kita tutup sekatnya. Dan masukkan daun ketapang kering selembar. Kemudian ikan kita usahakan berada ditempat gelap atau bisa juga kita selimuti dengan kain agar gelap.

  10. Lakukan terus secara rutin sampai pada hari kamis depannya. Ikuti petunjuk dari no.4 sampai no 9. Pada hari kamis sore, ikan kita beri makan banyak. Pantau sampai kotorannya keluar, setelah itu ikan kita istirahatkan ketempat gelap. Hari Jumat ikan jangan diberi makan lagi (untuk main sabtu) dan jangan kita latih, cukup kita buka aja sekatnya agar panas selama 15 menit pagi dan 15 menit sore hari. Kalau diadu hari Minggu ikan pada hari jumat boleh diberi makan.

  11. Pada hari akan bertarung, jam 7 pagi ikan kita masukkan dalam toples cherry, Sandingkan ikan selama setengah jam dengan jarak tiga jari tangan kita. Apabila ikan telah ganas, ikan kita masukkan kedalam botol selai atau botol nescape. Tutup dengan kertas. Ikan siap dibawa kearena untuk bertarung.

3 komentar:

  1. mohon info gan... cara cepat buat nyembuhin kerusakan sirip cupang ada ga gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dicoba dengan mencampur 2sdk garam dapur, 5tetes metilen blue, 5kapsul tetra clor dan pomate 1mg. dicampur kedalam 0,5L air.
      lalu diteteskan pada akuarium 2tetes. dan bisa juga ikan langsung dicelupkan pada campuran tadi (jangan lama2. begitu d taruh langsung d angkat saja)
      tapi jika masalah sirip rontong harus d biarkan tumbuh secara alami

      Hapus
  2. Mohon info gan, cara cepat supaya cupang agresif gimana ya gan

    BalasHapus